Pasuruan

Jajaran PDI-P Kota Pasuruan Gelar Acara Makan Bersama di Posko Merah Putih

Pasuruan – Metrolioutan7.com.- Jajaran keanggotaan dan partisan PDIP Kota Pasuruan yang lekat dengan sebutan PROMEG (Pro Megawati) gelar makan bersama. Yang di hadiri antara lain Pudjo Basuki sesepuh partai PDI-P, Luluk Mauludiyah (mantan sekretaris DPC) dan semua jajaran yang berada didalamnya sekira 50 keanggotaan yang hadir. Bertempat di gedung Merah Putih, Kelurahan Sekargadung, Kota Pasuruan, Minggu pagi (12/9/2021).

Acara makan bersama teman-teman PDIP yang militan, yang mana diketahui belakangan ini tubuh partai tersandung masalah internal. Pudjo Basuki berharap agar Edy Paripurna sebagai pelaksana harian (PLH) mampu menyelesaikan akar persoalan permasalahan internal ini, dan jangan sampai mengulang seperti yang telah terjadi.

Menurut Pudjo, kegiatan ini menunjukkan bahwa PDIP Kota Pasuruan masih ada dan ada yang punya. Karena selama ini beliau mendengar PDIP Kota Pasuruan tidak dapat menyelenggarakan kegiatan seperti rapat pengurus partai, yang terkesan di masyarakat seolah DPC Kota Pasuruan tidak solid.

“Kami-kami inilah PDIP Perjuangan, agar ditata sebaik-baiknya. Baik buruk partai tergantung konstitusi partai yang ada. Jangan sampai akhirnya mengorbankan kader-kader terbaik partai,” tegas Pudjo di depan anggota yang hadir di akhir acara makan bersama.

Keputusan mutlak ada di pengurus partai yang harus diikuti semua anggota tetapi jangan sampai keputusan itu menciderai keinginan anggota. Pengurus partai harus tahu dengan kriteria yang sesuai dengan keinginan partai yang diatur oleh anggaran dasar dan juklak (Petunjuk Pelaksanaan) partai.

Ditegaskannya juga bahwa PDIP saat ini seperti gadis cantik yang banyak dilirik semua pihak. Jabatan pimpinan partai yang kosong saat ini, dikendaki banyak pihak. Sampai saat ini pun banyak pihak yang melamar untuk mengisi kekosongan Ketua DPC.

Sebelumnya, mencuat beberapa nama yang pernah disebutkan di media akan menjadi calon ketua DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan seperti, Kelana Aprilianto, M. Arief (Bendahara), Tedi Armanto, Pranoto, Sulhendry Sulaiman, Irfan Budi Dermawan (ketua DPC TMP Kota Pasuruan), Anthony, dan Yunus Ilyas.

Kekosongan pucuk pimpinan DPC partai berlogo banteng bermoncong putih ini setelah resmi menonaktifkan Raharto Teno Prasetyo pada 22 Agustus 2021.

“Saat ini posko Merah Putih masih bisa difungsikan, dan nantinya bisa dipergunakan sebagai kantor PDI Perjuangan DPC Kota Pasuruan,” .

Journalist : Team

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker