Pamekasan

Desak Pemkab Pamekasan Tetap Gelar Pilkades ; Ratusan Masyarakat Bersama MABES N.G.O Lakukan Aksi Demonstrasi di Depan Kantor Bupati Pamekasan

Spread the love

Pamekasan – Metroliputan7.com.- Ratusan masyarakat dan mahasiswa bersama Markas Besar Non Government Organisation (MABES N.G.O) Pamekasan melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada Rabu, (24/11/2021).
Kedatangan Masyarakat yang di dampingi oleh anggota Mabes NGO Pamekasan  menyoroti soal Pemilihan Kepala Desa Serentak yang  di tunda,  massa mendesak pemkab agar segera melaksanakan Pilkades serentak di Kabupaten Pamekasan.
Presiden Mabes NGO Pamekasan Zaini Wer wer dan wakilnya Abdus Marhaen mengatakan, aksi tersebut sebagai wujud perlawanan terhadap kebijakan pemerintah kabupaten yang tidak pro terhadap kepentingan rakyat
Jelas bos, kebijakan penundaan ini sangat merugikan rakyat lantaran pesta demokrasi di tingkat desa itu yang seharusnya sudah selesai malah ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan, akibatnya pelayanan publik yang tidak maksimal contoh dibidang pembangunan, jalan Desa Angsanah dan Panaan yang sudah tidak layak disebut jalan dari saking rusaknya.” Jelasnya.
Tidak hanya itu, Abdus Marhaen merinci bahwa kerugian akibat ditundanya Pilkades ini sangat berdampak bagi masyarakat dari materi dan non materi.
“Saya dengar ditundanya pilkades ini hanya dengan alasan pencapaian Vaksinasi yang tidak maksimal, maka saya menyatakan ini sangat tidak relevan, sebab banyak daerah lain yang bisa melaksanakan Pilkades dengan prokes dan itu Sukses.” Ujarnya
Lebih lanjut Abdus marhaen berharap, Pilkades serentak tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat 
Harus tetap dilaksanakan, nunggu apa lagi, itu demi keberlangsungan Pemerintahan dan pembangunan di Pamekasan tetap lancar.” Tandasnya.
Sementara Bupati Pamekasan tidak menemui Masyarakat nya yang hendak menyampaikan Aspirasi, hanya saja Faisol dari dinas DPMD  yang hendak menemui massa aksi
Tapi tidak segan segan Massa aksi langsung mengusir nya lantaran p.faisol di duga terlibat kasus korupsi Mobil sigap yang masih di proses di kejari Pamekasan
Dengan Rasa kecewa kemudian massa aksi Bakar Ban bekas sebagai simbol kekecewaan kepada Bupati Pamekasan karena  Pilkades serentak ditunda dan tidak menemui massa aksi.

Journalist : Haris

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker