Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Gubernur Jatim: Peringatan Tahun Baru Islam Momentum Hijrah Dari Keterpurukan Akibat Pandemi

124
×

Gubernur Jatim: Peringatan Tahun Baru Islam Momentum Hijrah Dari Keterpurukan Akibat Pandemi

Share this article
Example 468x60

Surabaya — Metroliputan7.com.- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Peringatan Tahun Baru Islam 1444H hendaknya menjadi momentum bagi masyarakat Jatim untuk hijrah dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19 ke medan harapan baru semangat baru dan sukses baru. Selain itu, lanjut dia, sebagai ajang introspeksi diri agar bisa lebih baik lagi ke depannya.

“Tahun baru, semangatnya juga harus baru. Tinggalkan yang buruk yang kurang baik dan tidak produktif dan terus perbaiki diri. Jangan sampai tidak ada perubahan berarti,” ujar Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Jum’at (29/7/2022).

Example 300x600

Gubernur Khofifah menegaskan, tagline Provinsi Jatim tahun 2022 ini adalah optimis Jatim Bangkit. Kata-kata tersebut mengandung makna rasa percaya diri yang besar bahwa Jatim mampu kembali bangkit berdiri dan berlari usai dihantam pandemi.

Dalam Al-Qur’an surat Al Insyirah, tambah Khofifah, terdapat ayat yang memiliki arti “sesungguhnya setelah ada kesulitan akan ada kemudahan”.

“Ayat ini diulang dua kali sebagai bagian dari bangunan optimisme yang kita bisa lakukan, bahwa setelah kesulitan ini Insyaallah akan ada kemudahan. Semua sektor mulai dari sektor ekonomi, sektor pendidikan, sektor budaya, sektor pariwisata, sektor kesehatan dan semuanya, mudah-mudahan akan terus membaik,” imbuhnya.

Menurut Gubernur Khofifah, semangat baru ini harus dilipatgandakan mengingat Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H berdekatan dengan Bulan Kemerdekaan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga berpesan kepada umat Islam untuk terus meneguhkan ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah, dan ukhuwah basyariah. Khofifah pun meminta masyarakat Jatim untuk meningkatkan sikap moderasi beragama, toleransi, inklusivitas, dan ta’awun atau tolong menolong antarsesama warga bangsa.

“Saya berharap sebagai muslim, kita semua dapat mengambil pelajaran dari perjuangan Nabi Muhammad SAW. semasa hijrah dari Makkah ke Madinah yang telah membuat Islam berkembang pesat, menyebar luas ke seluruh dunia seperti saat ini,” ucapnya menjelaskan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *