Pemkab Sampang Imbau Warga Waspada Terhadap Bencana Alam

Jalan Raya Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura saat tergenang banjir akibat intensitas hujan tinggi beberapa hari yang lalu.

SAMPANG – Metroliputan7.com.-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat imbau masyarakat lebih waspada,l terhadap bencana alam.

Sebab, di saat hujan mulai mengguyur sekitar sejak sebulan lalu, beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Sampang, Madura telah dilanda bencana.

Sepertihalnya bencana banjir melanda sejumlah pemukiman di Kecamatan Jrengik, kemudian angin puting beliung menerjang pemukiman di Kecamatan Bantuates, Sampang.

Namun begitu, tingkat kewaspadaan bukan hanya terhadap bencana banjir dan angin puting beliung saja, melainkan juga lebih waspada terhadap bencana tanah longsor.

Sebab, bencana tanah longsor masuk ke tiga jenis bencana yang potensi terjadi di Kota Bahari berdasarkan pemetaan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang Asroni melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Mohammad Imam mengatakan bahwa semua kecamatan berpotensi longsor tapi yang masuk katagori tinggi ada empat kecamatan.

Pemetaan ditentukan berdasarkan pengalaman penanganan pada tahun sebelumnya, di mana kecamatan sering dilanda bencana tanah longsor.

“Untuk kecamatan masuk katagori tinggi yakni, Kecamatan Karang Penang, Tambelangan, Kedungdung, dan Robatal,” katanya.

Mohammad Imam menambahkan, pihaknya selalu mengantisipasi warga di empat wilayah kecamatan itu melalui sosialisasi, termasuk di lingkungan sekolah.

Tujuannya agar masyarakat setempat selalu waspada alias sadar bencana sekaligus dapat melakukan penanganan gawat darurat sebelum petugas kebencanaan tiba di lokasi.

“Meski kami sigap dalam urusan bencana tapi kami tetap perlu informasi dari warga,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *