Berita  

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Pemkab Pasuruan Audiensi Dengan Kementerian Kelautan Dan Perikanan

Pasuruan — Metroliputan7.com.- Untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Adapun fokus pembahasan disesuaikan dengan program Dinas Perikanan tahun 2023.

Hadir dalam agenda audiensi, Plh. Bupati Pasuruan Mujib Imron dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alfi Khasanah. Berikut Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Soegeng Soegijanto dan Kepala Bidang Usaha Perikanan, Erny Rosanty.

Dalam forum diskusi yang berlangsung dinamis tersebut, Plh. Bupati menyampaikan tentang beberapa usulan program yang diharapkan dapat dilaksanakan tahun depan. Terutama yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemasaran hasil perikanan. Baik perikanan tambak, laut maupun air tawar.

“Kami sampaikan terimakasih kepada Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perikanan atas bantuan yang sudah dihibahkan. Diantaranya berupa chess freezer dan mobil pendingin untuk hasil tangkapan ikan laut. Berikut juga kami sampaikan tentang beberapa usulan program yang bisa diakses Dinas Perikanan yang bersumber dari DAK dan APBN,” jelas Gus Mujib sapaan Plh. Bupati Pasuruan pada hari Kamis (21/7/2022).

Senada dengan yang disampaikan Gus Mujib, Kepala Dinas Perikanan, Alfi Khasanah juga memaparkan tentang fokus pembangunan Pemerintah Kabupaten Pasuruan di wilayah timur. Hal itu juga yang saat ini ditindaklanjuti bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, berkoordinasi terkait perencanaan penataan kampung kumuh menjadi kampung nelayan maju. Diantaranya di Desa Mlaten, Kecamatan Nguling.

Demikian juga yang dengan usulan program yang bersifat peningkatan kapasitas nelayan untuk memaksimalkan nilai tambah kualitas produk perikanan. Seperti halnya pelatihan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Gayung bersambut, beberapa saran dan usulan yang diutarakan Plh. Bupati dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mendapat respon positif dari Direktur Usaha dan Investasi, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Catur Sarwanto. Disampaikan dalam forum, seluruh masukan konstruktif dari beberapa program akan ditindaklanjuti, disesuaikan dengan program di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan karena sudah berkomitmen memanfaatkan sarana prasarana bantuan dengan optimal. Tentunya, kami akan tindaklanjuti semua usulan program yang tadi disampaikan Bapak Plh. Bupati dan Bu Kadis Perikanan. Tentunya kami sesuaikan dengan besaran anggaran di Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ungkap Catur.

Diketahui, Dinas Perikanan memiliki beberapa program unggulan berkelanjutan. Ada 3 Kluster Daya Saing (KDS). Pertama, Kecamatan Nguling dijadikan sebagai sentra pemindangan. Kedua, Kecamatan Lekok sebagai sentra pengeringan ikan. Ketiga, Kecamatan Beji sebagai sentra pengasapan.

Khusus Kluster Daya Saing (KDS) terkait Kecamatan Beji sebagai sentra pengasapan, selaras dengan program sentra kuliner ikan di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sehingga menjadi spirit terbarukan bagi Dinas Perikanan untuk lebih memaksimalkan potensi pengolahan ikan dalam rangka meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.