Pengamanan digelar tanpa senjata api
Polres Malang menurunkan 700 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan antara Arema FC dan Dewa United di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu, 25 Oktober 2026. Pengamanan dirancang guna menjaga ketertiban dan kenyamanan suporter selama rangkaian pertandingan.
Pendekatan profesional dan humanis
Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, menyatakan seluruh personel mendapat arahan tugas sebelum diterjunkan. Ia menekankan pelaksanaan tugas harus mengutamakan sikap profesional, prosedur yang berlaku, dan pendekatan humanis kepada penonton.
“Kami tekankan kepada seluruh anggota untuk menjalankan tugasnya secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Sehingga rangkaian pertandingan bisa berjalan aman dan tertib,” kata Rulian.
Sebagai bagian dari prosedur, seluruh anggota menjalani pemeriksaan untuk memastikan tidak ada personel membawa senjata api saat bertugas di dalam stadion. Menurut Kapolres, kebijakan ini diterapkan agar pengamanan bersifat terukur dan tidak menimbulkan ketegangan di antara suporter.
Unsur yang terlibat dan wilayah pengamanan
Ratusan personel yang dikerahkan berasal dari berbagai unsur keamanan dan penyelenggara acara. Pengamanan tidak hanya fokus pada area dalam stadion, tetapi juga meliputi koordinasi dengan panitia pelaksana dan petugas keamanan internal.
- Instansi terlibat: Polres Malang dan Polda Jawa Timur, TNI, Brimob, Pemerintah Kabupaten Malang, serta petugas keamanan internal
- Tahapan pengamanan: sebelum pertandingan, saat pertandingan, dan setelah pertandingan
- Sasaran: menjaga ketertiban suporter, mengantisipasi gangguan keamanan, dan memastikan alur keluar-masuk stadion berjalan lancar
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah personel | 700 personel |
| Lokasi | Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang |
| Kebijakan perlengkapan | Personel tidak dibekali senjata api saat tugas di stadion |
Menurut keterangan petugas, pengamanan juga melibatkan pemantauan titik-titik rawan dan koordinasi antarunsur untuk mengantisipasi potensi provokasi atau gangguan. Panitia dan pihak keamanan internal diminta menegakkan aturan stadion kepada suporter agar jalannya pertandingan tetap kondusif.