Bulog siapkan lelang nasional untuk beras turun mutu
Perum Bulog menyatakan akan melelang 380.000 ton beras yang mengalami penurunan mutu untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku industri hilirisasi dan diprioritaskan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pernyataan itu disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Pangan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Senin.
“Prioritasnya untuk rakyat, UMKM-UMKM. Makanya nanti dijualnya enggak di Jakarta doang dilelangnya, tapi di seluruh tanah air,” kata Rizal.
Tujuan dan mekanisme penjualan
Rizal menjelaskan beras yang akan dilelang merupakan stok yang mengalami penurunan mutu setelah melalui masa penyimpanan lebih dari enam bulan sesuai ketentuan pemerintah. Barang tersebut akan diolah menjadi tepung atau dimanfaatkan sebagai bahan baku industri setelah proses hilirisasi.
Proses penjualan dilakukan melalui mekanisme lelang yang sedang berjalan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang tersebar di berbagai daerah. Bulog menegaskan lelang tidak hanya difokuskan di wilayah Jakarta, tetapi dilaksanakan secara nasional untuk membuka akses bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.
Harga dan tata kelola
Rizal mengatakan harga penjualan akan mengikuti kebijakan pemerintah dan mempertimbangkan harga pasar sehingga pelaku usaha masih memiliki ruang memperoleh keuntungan. Ia menyebut tujuan pemanfaatan beras turun mutu adalah untuk mencegah kerusakan lebih lanjut yang dapat menimbulkan kerugian negara.
“Kan dari pada rusak, berasnya rusak, terus nanti kalau rusak kan negara jadi rugi,” ujar Rizal.
- Jumlah beras: 380.000 ton
- Tujuan: diolah menjadi tepung dan bahan baku hilirisasi
- Mekanisme: dilelang melalui KPKNL di seluruh Indonesia
- Prioritas pembeli: UMKM dan pelaku industri
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Pelaksana | Perum Bulog |
| Jumlah | 380.000 ton |
| Mekanisme | Lelang melalui KPKNL |
| Prioritas | UMKM dan pelaku industri |
Bulog menyatakan pelaksanaan lelang dan pemanfaatan beras turun mutu dilakukan untuk menjaga tata kelola cadangan pangan pemerintah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.