Pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026, pagelaran Gandrung Sewu 2026 digelar di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Jawa Timur, menampilkan 1.300 penari dengan konsep Glow in the Dark.
Konsep malam hari dan unsur teknologi
Pertunjukan untuk pertama kali diselenggarakan pada malam hari dengan tata cahaya yang menonjolkan kostum bercahaya. Penampilan dipadukan dengan musik gamelan, formasi drone di langit, serta atraksi kembang api yang menyertai rangkaian koreografi kolosal.
“Gandrung Sewu at Night menyampaikan pesan bahwa tradisi tidak harus berhenti pada bentuk yang diwariskan. Tradisi bisa terus tumbuh, menemukan cara baru untuk hadir dan tetap memikat generasi yang berbeda. Karena budaya yang hidup adalah budaya yang terus dirawat, diruat, dicintai, dan diberi ruang untuk berkembang,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Dampak ekonomi dan pengakuan nasional
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai konsep baru itu menunjukkan kemampuan tradisi beradaptasi tanpa kehilangan identitas. Ia juga menyatakan festival memberikan dampak ekonomi berantai bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perajin, pemilik homestay, pengelola hotel, dan pelaku sektor kuliner di wilayah setempat.
Dalam pemberitaan yang menyertai penyelenggaraan, disebutkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi mencapai 5,65 persen, melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur dan nasional. Tingkat kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi tercatat 5,6 persen pada 2026 menurut Badan Pusat Statistik (BPS).
Secara institusional, Gandrung Sewu kembali mendapat pengakuan pusat. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyerahkan piagam penghargaan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 kepada Bupati Ipuk Fiestiandani selama rangkaian acara ini.
Kolaborasi penyelenggaraan dan apresiasi
Penyelenggaraan festival disebut melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan sejumlah pihak, termasuk BUMN seperti InJourney dan PT Pelindo, serta keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan ekosistem seni lokal.
Masruroh, Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, memberi apresiasi terhadap konsistensi dan inovasi pemerintah daerah dan pelaku seni di Banyuwangi. Menurutnya, upaya bersama membuat acara ini kembali masuk program KEN untuk kali kelima.
- Lokasi: Pantai Boom Marina, Banyuwangi
- Tanggal: 24 Oktober 2026 (Sabtu malam)
- Penampil: 1.300 penari dengan konsep Glow in the Dark
- Pengakuan: Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026
Festival ini menonjolkan upaya menggabungkan unsur tradisi dan teknologi sebagai strategi mempertahankan relevansi budaya serta mendorong efek ekonomi lokal melalui pariwisata dan aktivitas UMKM.