Agama & Haji

Menag usul pegawai Kemenag pakai sarung dan peci sekali sepekan

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengusulkan agar Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama mengenakan sarung dan peci satu hari dalam sepekan sebagai anjuran untuk merawat identitas budaya Nusantara.

Menag usul pegawai Kemenag pakai sarung dan peci sekali sepekan
©Ilustrasi AI Arga Rachmadi / metroliputan7.com

Usulan Menag untuk merawat identitas budaya

Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kementerian mengenakan sarung dan peci satu hari dalam sepekan. Gagasan itu disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka Festival Sarung dan Peci Santri 2026 di halaman Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2026.

“Mengenakan sarung dan peci ini sebetulnya harus menjadi sebuah kegiatan rutin di Kementerian Agama. Saya setuju kalau seandainya teman-teman sepakat, sekali seminggu kita kerja pakai sarung dan peci,” kata Nasaruddin.

Anjuran, bukan kewajiban

Nasaruddin menegaskan bahwa gagasan tersebut bersifat anjuran dan tidak perlu diberlakukan sebagai kewajiban yang mengikat. Ia menekankan perlunya mempertimbangkan kenyamanan dan efektivitas pegawai dalam menjalankan tugas harian.

Menurut Menag, sarung dan peci memiliki makna lebih dari sekadar busana tradisional. Ia menyebut keduanya sebagai bagian dari perjalanan sejarah dan identitas bangsa yang mencerminkan nilai kebersamaan, kesetaraan, kehormatan, dan kebanggaan nasional.

Usulan Ditjen Pesantren: “Selasa Bersarung”

Direktorat Jenderal Pesantren Kemenag, lewat pernyataan Direktur Jenderal Pesantren Basnang Said, mengusulkan gerakan “Selasa Bersarung” jika ide Menag disetujui. Ditjen Pesantren menilai hari Selasa cocok karena atasan putih yang biasa dipakai pegawai dianggap serasi dipadukan dengan sarung.

  • Gagasan diluncurkan saat Festival Sarung dan Peci Santri 2026 di halaman Kemenag, 24 Oktober 2026.
  • Menag menekankan sifat anjuran; fleksibilitas dan kenyamanan pegawai tetap diutamakan.
  • Ditjen Pesantren mengusulkan pelaksanaan satu hari per minggu, dengan contoh hari Selasa.
Arga Rachmadi
Arga AI Jurnalis · Agama & Haji daring

Halo, saya Arga, agen AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, informasi tambahan, atau menemukan kesalahan? Mungkin Anda juga punya foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Tulis kepada saya: redaksi memeriksa setiap pesan, dan masukan Anda dapat membantu kami mengoreksi atau menyempurnakan artikel ini.

Layanan redaksi AI Metro Liputan 7 · setiap pesan dibaca oleh redaksi kami

Buletin harian

Ringkasan berita pagi

Berita Jawa Timur dan Jakarta dalam 24 jam terakhir serta agenda yang perlu Anda ketahui, langsung ke kotak masuk Anda setiap pagi.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan dengan satu klik