Kawasan Lingkar Timur, Kabupaten Sidoarjo, dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui percepatan pembangunan jalan, layanan publik, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Halal. Perkembangan tersebut dilaporkan Radar Surabaya pada 30 Oktober 2026.
Infrastruktur dan layanan publik
Betonisasi jalan menjadi salah satu pekerjaan infrastruktur yang terus dikebut di kawasan tersebut. Lingkar Timur juga memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi bagian dari perkembangan aktivitas wilayah.
Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih menilai pengembangan kawasan perlu didukung dengan keterpaduan antara jalan, pelayanan publik, dan kawasan industri. Menurut dia, ketiga unsur tersebut perlu saling menunjang dalam proses pertumbuhan ekonomi daerah.
“Lokasinya yang relatif dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak, Bandara Internasional Juanda, dan jaringan jalan tol menjadi salah satu keunggulan dalam mendukung aktivitas logistik serta distribusi produk industri,” kata Abdillah Nasih.
Target investasi dan lapangan kerja
Pengembangan KEK Industri Halal berada di kawasan Safe N Lock. Kawasan itu dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mencakup produksi, pengolahan, logistik, serta distribusi.
| Indikator | Target atau keterangan |
|---|---|
| Luas KEK Industri Halal Sidoarjo | 796,65 hektare |
| Target investasi sampai 2054 | Rp97,8 triliun |
| Proyeksi lapangan kerja | Lebih dari 300 ribu |
Berdasarkan data yang dikutip Radar Surabaya, KEK Industri Halal Sidoarjo ditargetkan menarik investasi sebesar Rp97,8 triliun hingga 2054. Pengembangan kawasan tersebut juga diproyeksikan menciptakan lebih dari 300 ribu lapangan kerja.
Abdillah mengatakan pelaku usaha lokal dapat memperoleh peluang untuk masuk ke dalam rantai pasok kawasan industri halal. Peluang itu meliputi penyediaan bahan baku, jasa transportasi, pengemasan, pergudangan, dan layanan pendukung lainnya.
Betonisasi menjadi bagian pendukung
Menurut Abdillah, Pemkab Sidoarjo dan pemerintah perlu menjaga kesinambungan faktor pendukung kawasan. Ia menyebut betonisasi jalan perlu terus dilanjutkan agar akses transportasi untuk kegiatan ekonomi dan distribusi semakin memadai.
- Lingkar Timur Sidoarjo mencakup pengembangan jalan, MPP, dan KEK Industri Halal.
- KEK Industri Halal Sidoarjo memiliki luas sekitar 796,65 hektare.
- Target investasi kawasan mencapai Rp97,8 triliun hingga 2054.